1. 4 senyawa pada protoplasma dan perannya:
a) karbohidrat - sumber energi d dalam sel (sederhana), cadangan energi (rantai panjang), dan sbg komponen struktural organel n bag sel lainnya.
b) lemak - komponen membran plasma, hormon, n vitamin
c) protein - katalitik (enzim) dan mekanik (protein otot)
d) Asam Nukleat - mengontrol aktivitas sel n membawa info genetik
2. Tiga teori sel:
- schultze dan huxley: merupakan kesatuan fungsional khdpn
- virchow: mrupakan ksatuan hereditas dr M.H.
- flemming: mrpkn ksatuan repro dr m.h.
3. Bagian utama sel:
- membran sel
- nukleus/inti
- sitoplasma (tdpt RE, bdn golgi, ribosom, lisosom, peroksisom n glioksisom n mitokondria)
4. Beda sel hewan Λ dan tumbuhan Λ:
Sel hewan memiliki sentriol (mengatur polaritas pembelahan n pemisahan kromosom)
5. Beda Prokariotik n Eukariotik:
- pro: DNA tdk dbungkus membran inti
- eu: DNA dibungkus membran inti
6. Meristem
Sel2 aktif yg membelah.
Ciri:
- sel kecil n aktif membelah
- vakuola kecil
Letak:
a. Apikal , ujung pucuk dan ujung akar
b. Interkalar - jaringan dewasa, cnth pd pangkal ruas rumput
c. Lateral - sejajar dg prmukaan organ tmp dtmukannya. Cnth kambium gabus.
6. Jaringan dewasa
telah mengalami diferensiasi.
a. Epidermis
- stoma - trikoma - sel kipas
b. Jaringan dasar
c. Jaringan penyokong
- kolenkim - sklerenkim
d. Jaringan Pengangkut
- Xilem - Floem
e. Jaringan sekretoris
- sel n saluran kelenjar - getah
7. Jaringan Hewan
a. Epitelium - pembatas n melapisi organ
b. Jar. Ikat - pembungkus tulang n melekatkan organ
c. Jar. Otot - kerja organ dan anggota tubuh. Polos, Lurik (tulang), Jantung
d. Jar. Syaraf
- sensorik
- intermediet
- motorik
Friday, October 9, 2009
Thursday, October 8, 2009
Kawih
Kawih - nyaeta rakitan basa nu mangrupa dingding sarta teu make patokan pupuh
Kakawihan - mangrupa dingding nu biasana diulinkeun ku barudak
Tembang mangrupakeun seni sora lagu anu wirahmana bebas tapi kapatok ku pola pupuh jeung syair
Contoh
Kawih - pop sunda
Kakawihan - cingciripit
Tembang - pupuh
Gaya basa mijalma - nyaruakeun barang anu mati jeung anu hirup
RAPAT
1. Tatahar Pemulaan
- saha wae nu diondang
- naon wae nu dirapatkeun
- iraha waktuna jeung dimana tempatna
2. Bubuka
3. Eusi
4. Panutup
BEWARA
beja, embaran, wawaran anu ditepikeun ku salah sahiji jelema ka jelema loba
Iklan - kaasup keneh kana bewara ngan bedana mangaruhan jelema lian sangkan kataji atawa kapikat pikeun meuli barang nu diiklankeun.
Kakawihan - mangrupa dingding nu biasana diulinkeun ku barudak
Tembang mangrupakeun seni sora lagu anu wirahmana bebas tapi kapatok ku pola pupuh jeung syair
Contoh
Kawih - pop sunda
Kakawihan - cingciripit
Tembang - pupuh
Gaya basa mijalma - nyaruakeun barang anu mati jeung anu hirup
RAPAT
1. Tatahar Pemulaan
- saha wae nu diondang
- naon wae nu dirapatkeun
- iraha waktuna jeung dimana tempatna
2. Bubuka
3. Eusi
4. Panutup
BEWARA
beja, embaran, wawaran anu ditepikeun ku salah sahiji jelema ka jelema loba
Iklan - kaasup keneh kana bewara ngan bedana mangaruhan jelema lian sangkan kataji atawa kapikat pikeun meuli barang nu diiklankeun.
Wednesday, October 7, 2009
Budaya Politik dan Budaya Demokrasi
BUDAYA POLITIK
A) Pengertian Budaya Politik
1. Kebudayaan
*KBBI: hasil dari cipta, karsa, dan rasa. Asal kata budhayah (sansekerta) yang artinya masuk akal.
*Dr Selo Sumarjan - merupakan semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
*Prof. Koentjaraningrat - keseluruhan sistem, gagasan, tindakan, dan nilai2 yg dipelajari n diwariskan serta hasil karya manusia dlm rangka kehidupan masyarakat yg dijadikan milik diri manusia.
*Herkovitas - sesuatu yang turun temurun dr 1 generasi ke generasi lainnya.
2. Politik
Secara etimologi, Polis (Yunani) yang berarti kota/negara kota. Arti itu berkembang menjadi Polities, yg berarti warga negara. Jadi, politik itu selalu berkaitan dg warga negara, kewarganegaraan, dan negara.
*Joyce Mitchell - keputusan kolektif/pembuatan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.
*Deliar Noer - ilmu yang memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dlm kehidupan masyarakat.
3. Budaya Politik
Dapat divisualkan dari pola tingkah laku individu maupun masyarakat suatu bangsa yg berorientasi pada kehidupan bernegara.
*Gabriel Almond & S. Verba - sikap orientasi WN thdp sispol dan aneka ragam bagiannya, dan sikap thdp peranan WN dlm sistem itu
*Mochtar Masoed & Collin McAndrews - sikap orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintah negara dan politiknya.
4. Komponen2 Budaya Politik
Menurut Almond & Verba, orientasi individu thdp sispol mencakup 3 aspek:
*Orientasi Kognitif - pengetahuan dan keyakinan, misalnya tingkat pengetahuan seseorang ttg jalannya sispol, tokoh pemerintah, & kebijakan yg mereka ambil.
*Orientasi Afektif - aspek perasaan thdp sispol, peranannya.
*Orientasi Evaluatif - penilaian seseorang thdp sispol menuju pd komitmen thdp nilai2 & pertimbangan2 politik thdp kinerja sispol.
B) Tipe Budaya Politik
1. Berdasarkan sikap yang ditunjukkan
a. B.P. Militan - perbedaan tdk dipandang sbg usaha mencari alternatif terbaik, ttp sbg usaha jahat & menantang
b. B.P. Toleransi
- pemikiran berpusat pd masalah yg hrus dinilai, berusaha mencari konsensus yg wajar, yg mana selalu membuka pintu untuk bekerja sama
2. Berdasarkan Orientasi yg Dimiliki
a. B.P. Parokial
- tingkat partisipasi politik sangat rendah, yg dsebabkan faktor kognitif (tingkat pendidikan relatif rendah)
- individu tdk mengharapkan apapun dr sispol
- tdk ada peranan yg khas & berdiri sendiri
- terdapat pada masyarakat tradisional
b. B.P. Kaula
- masyarakat sdh memiliki kesadaran thdp sispol, namun tdk berdaya & tdk mampu berpartisipasi
- masyarakat sdh relatif maju, tapi masih pasif
- para subjek menyadari akan otoritas pemerintahan
c. B.P. Partisipan
- tipe budaya yg ideal
- individu & masyarakatnya mampu memainkan peran politik yg baik
- individu & masyarakat telah memiliki perhatian, kesadaran, & minat yg tinggi thdp politik pemerintah.
Terdapat variasi campuran antara 3 tersebut, menurut Almond & verba tervariasi ke dlm 3 bentuk B.P. yaitu:
1. Subjek Parokial
- sebagian besar telah menolak tuntutan masyarakat kesukuan
- telah mengembangkan kesetiaan thdp sispol yg lbih kompleks dg struktur pemerintahan pusat yg bersifat khusus.
- cenderung menganut sistem sentralisasi
2. Subjek Partisipan
- sebagian besar masyarakat telah mempunyai orient input yg bersifat khusus & serangkaian pribadi sbg seorang aktivis.
- sebagian kecil lainnya berorientasi ke arah struktur pemerintahan yg otoriter & secara relatif mempunyai serangkaian orientasi pribadi yang pasif
3. Parokial Partisipan
- berlaku di negara2 berkembang yg masyarakat menganut budaya dlm struktur politik parokial
- untuk keselarasan diperkenalkan norma2 yg bersifat partisipan.
--------------------
BUDAYA DEMOKRASI
A) Demokrasi
1. Pengertian
Secara etimologi, demokrasi berasal dr kata Yunani, yaitu Demos (rakyat/penduduk) dan Cartien (kekuasaan/kedaulatan).
Jadi, demokrasi berarti kekuasaan ada di tangan rakyat, atau lbh dkenal dg pemerintahan Dari rakyat - Oleh rakyat - Untuk rakyat.
2. Macam2 Demokrasi
a) Atas dasar penyaluran kehendak rakyat
*Demokrasi langsung - paham yg mengikutsertakan setiap warga negaranya dlm permusyawaratan untuk menentukan kebijakan umum negara/Undang Undang.
*Demokrasi tidak langsung - paham yg dilaksanakan melalui sistem perwakilan
b) Atas dasar prinsip ideologi
*Demokrasi liberal (konstitusional) - didasari oleh kebebasan dan individualisme
*Demokrasi Proletar (rakyat) - mencita2kan kehidupan yg tdk mengenal kelas sosial
c) Atas dasar titik perhatiannya
*Demokrasi Formal - demokrasi yg menjunjung tinggi persamaan dlm bid. politik tanpa disertai upaya untuk mengurangi/menghilangkan kesengajaan dlm bid. ekonomi
*Demokrasi materiil - dititikberatkan pd upaya2 menghilangkan perbedaan dlm bid. ekonomi, sedangkan persamaan bid. politik kurang diperhatikan, bahkan kadang2 dihilangkan.
A) Pengertian Budaya Politik
1. Kebudayaan
*KBBI: hasil dari cipta, karsa, dan rasa. Asal kata budhayah (sansekerta) yang artinya masuk akal.
*Dr Selo Sumarjan - merupakan semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
*Prof. Koentjaraningrat - keseluruhan sistem, gagasan, tindakan, dan nilai2 yg dipelajari n diwariskan serta hasil karya manusia dlm rangka kehidupan masyarakat yg dijadikan milik diri manusia.
*Herkovitas - sesuatu yang turun temurun dr 1 generasi ke generasi lainnya.
2. Politik
Secara etimologi, Polis (Yunani) yang berarti kota/negara kota. Arti itu berkembang menjadi Polities, yg berarti warga negara. Jadi, politik itu selalu berkaitan dg warga negara, kewarganegaraan, dan negara.
*Joyce Mitchell - keputusan kolektif/pembuatan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.
*Deliar Noer - ilmu yang memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dlm kehidupan masyarakat.
3. Budaya Politik
Dapat divisualkan dari pola tingkah laku individu maupun masyarakat suatu bangsa yg berorientasi pada kehidupan bernegara.
*Gabriel Almond & S. Verba - sikap orientasi WN thdp sispol dan aneka ragam bagiannya, dan sikap thdp peranan WN dlm sistem itu
*Mochtar Masoed & Collin McAndrews - sikap orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintah negara dan politiknya.
4. Komponen2 Budaya Politik
Menurut Almond & Verba, orientasi individu thdp sispol mencakup 3 aspek:
*Orientasi Kognitif - pengetahuan dan keyakinan, misalnya tingkat pengetahuan seseorang ttg jalannya sispol, tokoh pemerintah, & kebijakan yg mereka ambil.
*Orientasi Afektif - aspek perasaan thdp sispol, peranannya.
*Orientasi Evaluatif - penilaian seseorang thdp sispol menuju pd komitmen thdp nilai2 & pertimbangan2 politik thdp kinerja sispol.
B) Tipe Budaya Politik
1. Berdasarkan sikap yang ditunjukkan
a. B.P. Militan - perbedaan tdk dipandang sbg usaha mencari alternatif terbaik, ttp sbg usaha jahat & menantang
b. B.P. Toleransi
- pemikiran berpusat pd masalah yg hrus dinilai, berusaha mencari konsensus yg wajar, yg mana selalu membuka pintu untuk bekerja sama
2. Berdasarkan Orientasi yg Dimiliki
a. B.P. Parokial
- tingkat partisipasi politik sangat rendah, yg dsebabkan faktor kognitif (tingkat pendidikan relatif rendah)
- individu tdk mengharapkan apapun dr sispol
- tdk ada peranan yg khas & berdiri sendiri
- terdapat pada masyarakat tradisional
b. B.P. Kaula
- masyarakat sdh memiliki kesadaran thdp sispol, namun tdk berdaya & tdk mampu berpartisipasi
- masyarakat sdh relatif maju, tapi masih pasif
- para subjek menyadari akan otoritas pemerintahan
c. B.P. Partisipan
- tipe budaya yg ideal
- individu & masyarakatnya mampu memainkan peran politik yg baik
- individu & masyarakat telah memiliki perhatian, kesadaran, & minat yg tinggi thdp politik pemerintah.
Terdapat variasi campuran antara 3 tersebut, menurut Almond & verba tervariasi ke dlm 3 bentuk B.P. yaitu:
1. Subjek Parokial
- sebagian besar telah menolak tuntutan masyarakat kesukuan
- telah mengembangkan kesetiaan thdp sispol yg lbih kompleks dg struktur pemerintahan pusat yg bersifat khusus.
- cenderung menganut sistem sentralisasi
2. Subjek Partisipan
- sebagian besar masyarakat telah mempunyai orient input yg bersifat khusus & serangkaian pribadi sbg seorang aktivis.
- sebagian kecil lainnya berorientasi ke arah struktur pemerintahan yg otoriter & secara relatif mempunyai serangkaian orientasi pribadi yang pasif
3. Parokial Partisipan
- berlaku di negara2 berkembang yg masyarakat menganut budaya dlm struktur politik parokial
- untuk keselarasan diperkenalkan norma2 yg bersifat partisipan.
--------------------
BUDAYA DEMOKRASI
A) Demokrasi
1. Pengertian
Secara etimologi, demokrasi berasal dr kata Yunani, yaitu Demos (rakyat/penduduk) dan Cartien (kekuasaan/kedaulatan).
Jadi, demokrasi berarti kekuasaan ada di tangan rakyat, atau lbh dkenal dg pemerintahan Dari rakyat - Oleh rakyat - Untuk rakyat.
2. Macam2 Demokrasi
a) Atas dasar penyaluran kehendak rakyat
*Demokrasi langsung - paham yg mengikutsertakan setiap warga negaranya dlm permusyawaratan untuk menentukan kebijakan umum negara/Undang Undang.
*Demokrasi tidak langsung - paham yg dilaksanakan melalui sistem perwakilan
b) Atas dasar prinsip ideologi
*Demokrasi liberal (konstitusional) - didasari oleh kebebasan dan individualisme
*Demokrasi Proletar (rakyat) - mencita2kan kehidupan yg tdk mengenal kelas sosial
c) Atas dasar titik perhatiannya
*Demokrasi Formal - demokrasi yg menjunjung tinggi persamaan dlm bid. politik tanpa disertai upaya untuk mengurangi/menghilangkan kesengajaan dlm bid. ekonomi
*Demokrasi materiil - dititikberatkan pd upaya2 menghilangkan perbedaan dlm bid. ekonomi, sedangkan persamaan bid. politik kurang diperhatikan, bahkan kadang2 dihilangkan.
Monday, October 5, 2009
Struktur Atom dan Ikatan Kimia
A. TEORI KUANTUM MAX PLANCK
Tahun 1900 Max Planck mengajukan gagasan bahwa radiasi elektromagnet bersifat diskret (hanya dapat memancarkan/menyerap radiasi elektromagnet dlm ukuran atau paket2 kecil/kuantum dengan nilai tertentu)
E = h . f
atau
E = h . c/Λ
E= energi radiasi
h= tetapan Planck=6,63 . 10Λ-34 J s
c = kecepatan cahaya
Λ = panjang gelombang
B. Model Atom Niels Bohr menyerupai tata surya, inti atom dikelilingi elektron
C. HIPOTESIS LOUIS DE BROGLIE
Mengemukakan tentang gelombang materi . Jika cahaya memiliki sifat partikel, maka partikel juga memiliki sifat gelombang
Λ = h/m.v
Λ = panjang gelombang
m = massa
v = kecepatan
D. MEKANIKA KUANTUM
Erwin Schrödinger memgemukakan dualisme sifat elektron, yaitu sbg partikel sekaligus gelombang.
Jumlah maksimum elektron pada kulit ke-n = 2nΛ2
Kulit elektron:
S SP SP SDP SDP SFDP
2He
10Ne
18Ar
36Kr
54Xe
86Rn
------------------
Hibridirasi
sp - linear
sp2 - segitiga sama sisi
sp3 - tetrahedron
sp3d - bipiramida trigonal
sp3d2 - oktahedron
---------------
Gaya tarik dipol2 - antarmolekul dalam zat polar
-----------------
TERMOKIMIA
Sistem - reaksi atau proses yang menjadi pusat periatian
Lingkungan - dengan apa sistem bertinteraksi
Sistem:
a. Terbuka - dpt mengalami pertukaran materi dan energi dengan lingkungan
b. Tertutup - dpt mengalami pertukaran energi tetapi tidak mengalami pertukaran materi dengan lingkungan
c. Terisolasi - tidak dapat mengalami pertukaran materi dan energi dengan lingkungan.
Energi Dalam
E = Ep - Er
Ep = energi dalam produk
Er = energi dalam pereaksi
Kalor reaksi
ΔE = q + w
ΔH = q reaksi (tekanan tetap)
ΔE = q reaksi (tolum tetap)
Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Ekso: kalor dr sistem ke lingkungan
ΔH = Hp - Hr > 0
Endo: kalor dari lingkungan ke sistem
ΔH = Hp - Hr < 0
Tahun 1900 Max Planck mengajukan gagasan bahwa radiasi elektromagnet bersifat diskret (hanya dapat memancarkan/menyerap radiasi elektromagnet dlm ukuran atau paket2 kecil/kuantum dengan nilai tertentu)
E = h . f
atau
E = h . c/Λ
E= energi radiasi
h= tetapan Planck=6,63 . 10Λ-34 J s
c = kecepatan cahaya
Λ = panjang gelombang
B. Model Atom Niels Bohr menyerupai tata surya, inti atom dikelilingi elektron
C. HIPOTESIS LOUIS DE BROGLIE
Mengemukakan tentang gelombang materi . Jika cahaya memiliki sifat partikel, maka partikel juga memiliki sifat gelombang
Λ = h/m.v
Λ = panjang gelombang
m = massa
v = kecepatan
D. MEKANIKA KUANTUM
Erwin Schrödinger memgemukakan dualisme sifat elektron, yaitu sbg partikel sekaligus gelombang.
Jumlah maksimum elektron pada kulit ke-n = 2nΛ2
Kulit elektron:
S SP SP SDP SDP SFDP
2He
10Ne
18Ar
36Kr
54Xe
86Rn
------------------
Hibridirasi
sp - linear
sp2 - segitiga sama sisi
sp3 - tetrahedron
sp3d - bipiramida trigonal
sp3d2 - oktahedron
---------------
Gaya tarik dipol2 - antarmolekul dalam zat polar
-----------------
TERMOKIMIA
Sistem - reaksi atau proses yang menjadi pusat periatian
Lingkungan - dengan apa sistem bertinteraksi
Sistem:
a. Terbuka - dpt mengalami pertukaran materi dan energi dengan lingkungan
b. Tertutup - dpt mengalami pertukaran energi tetapi tidak mengalami pertukaran materi dengan lingkungan
c. Terisolasi - tidak dapat mengalami pertukaran materi dan energi dengan lingkungan.
Energi Dalam
E = Ep - Er
Ep = energi dalam produk
Er = energi dalam pereaksi
Kalor reaksi
ΔE = q + w
ΔH = q reaksi (tekanan tetap)
ΔE = q reaksi (tolum tetap)
Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Ekso: kalor dr sistem ke lingkungan
ΔH = Hp - Hr > 0
Endo: kalor dari lingkungan ke sistem
ΔH = Hp - Hr < 0
Resensi
Tahap - tahap:
A. Baca seluruh buku u/memperoleh gambaran menyeluruh/umum
B. Baca dulu pengantar atau pendahuluan u/ memperoleh gambaran kasar
C. Catat kelebihan dan kekurangannya
D. Bandingkan dengan karya sejenis.
E. Cermati adakah unsur baru yang menarik
F. Apakah pembahasannya tuntas atau meninggalkan persoalan
G. Penggunaan gaya bahasa
H. Penggunaan ejaan dan tanda baca.
A. Baca seluruh buku u/memperoleh gambaran menyeluruh/umum
B. Baca dulu pengantar atau pendahuluan u/ memperoleh gambaran kasar
C. Catat kelebihan dan kekurangannya
D. Bandingkan dengan karya sejenis.
E. Cermati adakah unsur baru yang menarik
F. Apakah pembahasannya tuntas atau meninggalkan persoalan
G. Penggunaan gaya bahasa
H. Penggunaan ejaan dan tanda baca.
Paragraf
Sekumpulan kalimat yang membicarakan 1 topik dg pemikiran pendukungnya.
Syarat pembentukan paragraf:
1. Kesatuan - 1 gagasan pokok
2. Koheren - kalimat yang berhubungan secara padu
3. Kejelasan - kalimat penjelas
Unsur:
- topik
- kalimat utama
- kalimat penjelas
Jenis:
- deduktif
- induktif
Pola pengembangan:
A. Generalisasi - simpulan menyeluruh berdasarkan 1 gejala
2. Analogi - menyamakan 2 hal berbeda
3. Sebab akibat
4. Deskriptif
5. Klasifikasi - pengelompokan
6. Contoh
7. Familiar
8. Perbandingan
9. Pertentangan
Syarat pembentukan paragraf:
1. Kesatuan - 1 gagasan pokok
2. Koheren - kalimat yang berhubungan secara padu
3. Kejelasan - kalimat penjelas
Unsur:
- topik
- kalimat utama
- kalimat penjelas
Jenis:
- deduktif
- induktif
Pola pengembangan:
A. Generalisasi - simpulan menyeluruh berdasarkan 1 gejala
2. Analogi - menyamakan 2 hal berbeda
3. Sebab akibat
4. Deskriptif
5. Klasifikasi - pengelompokan
6. Contoh
7. Familiar
8. Perbandingan
9. Pertentangan
Sunday, October 4, 2009
Senam Aerobik
Adalah serangkaian gerak yang diperlukan dengan irama musik yg telah dipilih dengan durasi tertentu.
Manfaat:
1. Meningkatkan daya tahan tubuh, jantung, n paru2
2. Memperbaiki penampilan
3. Menjadi program penurunan berat badan (dg rutinitas tinggi)
Dr. Kenneth H. Cooper (bapak aerobik, 1968) menerbitkan buku Aerobic dan menjadi best seller.
Latihan Senam Aerobik
1. Gerakan: pemanasan dan inti
2. Menurut musik iringan:
a. Low Impact Aerobic - ringan
b. High Impact Aerobic - keras
c. Discorobic/Rockrobic/Aerobic Sport - kombinasi antara ringan dan keras.
Menurut dr. Nicholas A. Dinubile, agar aman dlm melakukan olahraga perlu menyesuaikan kerja jantungnya dalam suatu zona aman.
Cara terbaik (rumus) untuk melakukannya:
1. Mengambil angka 220 dikurangi usia, untuk memperoleh denyut nadi max.
2. Mencoba berlatih pada kisaran 65 - 85% dari denyut jantung max.
3. Menghitung denyut nadi selama latihan dengan memegang pergelangan tangan selama 5 detik dan dikali 12
4. Jika seseorang dpt membuat denyut jantungnya berada pada kisaran ini selama latihan 20-30 menit, 3x seminggu, maka ia menuju pada kebugaran aerobik
5. Melakukan tes bicara, latihan sebaiknya membuat seseorang berkeringat, bkn membuatnya sulit bernapas hingga tdk sanggup bicara
-------------------
Gerakan pendinginan: menurunkan frekuensi denyut nadi u/ kembali mendekati normal. Mrupakan penurunan gerakan scr bertahap dr intensitas tinggi ke rendah.
Musik brfungsi sbg panduan gerakan juga memberi motivasi dan semangat bagi peserta. Irama musik dipilih yang menyenangkan, berenergi dan mempunyai warna yg menggerakkan. Musik yg dipilih biasanya 4ketukan pd irama yg tetap.
Sumber variasi: SKJ, Ayo bersatu, Senam jantung sehat, serta kombinasi dari Salsa, Funky, Cha-Cha, Taebo, Power Yoga.
Manfaat: jika dilakukan teratur dg takaran yang cukup, akan memperbaiki kerja jantung dan paru2. Bentuk a.l berjalan, lari, sepeda, renang. Aerobik menuntut pemasukan oksigen melalui paqu2 n pemompaan darah dan jantung.
Rangkaian:
A. Pemanasan: persiapan emosional, psikologis dan fisik.
Fungsi:
- menaikkan denyut jantung scr berangsur2.
- mempersiapkan otot n persendian
- meningkatkan suhu tubuh
- meningkatkan sirkulasi cairan tubuh
B. Gerakan Inti: gerakan yg telah aktif dengan mengikuti alur tertentu.
Fungsi: menguatkan otot juga melatih koordinasi gerak.
C. Pendinginan: menurunkan frekuensi denyut nadi u/ mendekati normal.
Manfaat:
1. Meningkatkan daya tahan tubuh, jantung, n paru2
2. Memperbaiki penampilan
3. Menjadi program penurunan berat badan (dg rutinitas tinggi)
Dr. Kenneth H. Cooper (bapak aerobik, 1968) menerbitkan buku Aerobic dan menjadi best seller.
Latihan Senam Aerobik
1. Gerakan: pemanasan dan inti
2. Menurut musik iringan:
a. Low Impact Aerobic - ringan
b. High Impact Aerobic - keras
c. Discorobic/Rockrobic/Aerobic Sport - kombinasi antara ringan dan keras.
Menurut dr. Nicholas A. Dinubile, agar aman dlm melakukan olahraga perlu menyesuaikan kerja jantungnya dalam suatu zona aman.
Cara terbaik (rumus) untuk melakukannya:
1. Mengambil angka 220 dikurangi usia, untuk memperoleh denyut nadi max.
2. Mencoba berlatih pada kisaran 65 - 85% dari denyut jantung max.
3. Menghitung denyut nadi selama latihan dengan memegang pergelangan tangan selama 5 detik dan dikali 12
4. Jika seseorang dpt membuat denyut jantungnya berada pada kisaran ini selama latihan 20-30 menit, 3x seminggu, maka ia menuju pada kebugaran aerobik
5. Melakukan tes bicara, latihan sebaiknya membuat seseorang berkeringat, bkn membuatnya sulit bernapas hingga tdk sanggup bicara
-------------------
Gerakan pendinginan: menurunkan frekuensi denyut nadi u/ kembali mendekati normal. Mrupakan penurunan gerakan scr bertahap dr intensitas tinggi ke rendah.
Musik brfungsi sbg panduan gerakan juga memberi motivasi dan semangat bagi peserta. Irama musik dipilih yang menyenangkan, berenergi dan mempunyai warna yg menggerakkan. Musik yg dipilih biasanya 4ketukan pd irama yg tetap.
Sumber variasi: SKJ, Ayo bersatu, Senam jantung sehat, serta kombinasi dari Salsa, Funky, Cha-Cha, Taebo, Power Yoga.
Manfaat: jika dilakukan teratur dg takaran yang cukup, akan memperbaiki kerja jantung dan paru2. Bentuk a.l berjalan, lari, sepeda, renang. Aerobik menuntut pemasukan oksigen melalui paqu2 n pemompaan darah dan jantung.
Rangkaian:
A. Pemanasan: persiapan emosional, psikologis dan fisik.
Fungsi:
- menaikkan denyut jantung scr berangsur2.
- mempersiapkan otot n persendian
- meningkatkan suhu tubuh
- meningkatkan sirkulasi cairan tubuh
B. Gerakan Inti: gerakan yg telah aktif dengan mengikuti alur tertentu.
Fungsi: menguatkan otot juga melatih koordinasi gerak.
C. Pendinginan: menurunkan frekuensi denyut nadi u/ mendekati normal.
Subscribe to:
Posts (Atom)